Kebiasaan Anak Yang Membuat Anak Rentan Kena Infeksi Saluran Pernapasan

Terdapat begitu banyak penyebab yang dapat memicu munculnya risiko infeksi saluran pernapasan pada anak. Infeksi saluran pernapasan tersebut memang sangat umum dialami oleh anak – anak. Untuk perkembangannya sendiri dapat diawali dengan kebiasaan buruk yang sering diabaikan.

Umumnya, infeksi saluran pernapasan dapat terjadi karena adanya bakteri dan juga virus yang mana kondisi tersebut dapat dialami anak – anak dengan berbagai gejala yang umum terjadi seperti bersin, sakit tenggorokan, pegal – pegal, demam, batuk – batuk, hidung mampet, sesak hingga kesulitan dalam bernapas

Berikut beberapa hal yang wajib diketahui oleh para orang tua mengenai penyebab munculnya risiko dari infeksi saluran pernapasan pada anak, seperti

• Tidak Konsumsi Makanan Bernutrisi Tinggi

Dengan konsumsi berbagai jenis makanan bernutrisi tinggi bisa menjadi salah satu kunci utama dalam menjauhkan si kecil dari penyakit, termasuk infeksi saluran pernapasan. Saat ia tidak diberi makanan bernutrisi tinggi seperti buah – buahan ataupun sayuran, maka tidak menutup kemungkinan dapat membuat si kecil menjadi berisiko tinggi terkena infeksi saluran pernapasan.

Mineral serta vitamin yang terdapat pada sayuran dipercaya dapat mendukung sistem imun pada anak – anak dalam mencegah batuk dan juga pilek. Untuk itu, peran orang tua sangat penting dalam mengajak anak agar terbiasa mengonsumsi buah dan juga sayuran guna memenuhi kebutuhan nutrisi agar daya tahan tubuh meningkat.

Dalam memulihkan kondisi si kecil, para ibu juga dapat memberikan asupan bernutrisi yang kaya akan prebiotik PDX GOS, DHA serta glucan. Ketiga jenis kandungan tersebut nantinya bisa membantu dalam mendukung perlindungan terhadap imunitas anak.

• Jarang Mencuci Tangan

Meski terdengar sepele, jarang mencuci tangan dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan terhadap anak. Ini karena, terdapat begitu banyak kuman yang berpindah ke tangan kita ketika melakukan kontak fisik dengan orang lain ataupun benda tertentu.

Saat virus ataupun bakteri tersebut berada di tangan, lalu menyentuh mata, mulut ataupun hidung, maka tidak menutup kemungkinan kuman dapat masuk ke dalam tubuh. Terlebih, saat si kecil mengambil makanan tanpa terlebih dahulu melakukan cuci tangan. Untuk itu, pentingnya membiasakan si kecil mencuci tangan setiap ia bermain, sebelum makan, habis dari toilet ataupun beraktivitas diluar rumah.

Kiriman serupa