Makanan Sehat Untuk Penyakit Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang sangat berperan penting dalam kehidupan. Ginjal bertugas untuk mengeluarkan serta menyaring racun dalam tubuh. Selain itu, ia juga menghasilkan hormon yang bisa menyeimbangkan cairan serta tekanan darah. Untuk mereka yang mengalami penyakit ginjal, mungkin tugas tersebut tidak dapat bekerja dengan maksimal sehingga diperlukan perhatian khusus, seperti makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

Berikut beberapa pilihan makanan sehat yang dapat dikonsumsi oleh mereka yang mengalami penyakit ginjal, diantaranya

• Blueberry

Kandungan berupa antioksidan pada buah blueberry sehingga dipercaya sangat bagus dikonsumsi untuk melawan sejumlah radikal bebas penyebab munculnya penyakit. Selain itu, ia juga mengandung protein untuk menjaga kesehatan otak, mencegah penyakit jantung dan juga kanker.

Dalam satu penyajian blueberry sekitar 149 gram mengandung sodium sebanyak 1.5 mg, fosfor sebanyak 18 mg serta kalium sebanyak 114 mg. Anda dapat mengonsumsi blueberry secara langsung ataupun dikombinasikan dengan campuran smoothies.

• Putih Telur

Telur termasuk makanan yang kaya akan gizi baik untuk tubuh. Akan tetapi, saat sedang mengalami penyakit ginjal, konsumsi bagian kuning telur perlu dibatasi karena mengandung fosfor yang cukup tinggi.

Ketika tetap ingin konsumsi telur dengan aman, makananlah bagian putih telurnya saja. Selain bagus untuk menu diet renal, putih telur tersebut juga bisa menjadi pilihan makanan yang cocok bagi para pengidap penyakit ginjal yang memerlukan asupan protein tinggi serta yang sedang menjalani pengobatan cuci darah.

• Kembang Kol

Kembang kol kaya akan sumber serat yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam sekali penyajian kembang kol sekitar 100 gram memiliki kandungan sodium sebesar 19 mg, fosfor sebesar 40 mg serta kalium sebesar 176 mg sehingga sangat aman dikonsumsi oleh pasien pengidap penyakit ginjal.

• Ikan Dengan Kandungan Omega 3 Tinggi

Kebanyakan orang mungkin sudah mengetahui akan khasiat yang terkandung dalam asam lemak omega 3, seperti mencegah risiko detak jantung abnormal, penyakit jantung, membantu dalam menurunkan tekanan darah dan juga kadar trigliserida. Omega 3 sendiri juga dapat berperan sebagai pencegahan terhadap penyakit autoimun. Berhubung zat tersebut tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga diperlukan asupan makanan yang kaya akan kandungan omega 3 seperti ikan kakap putih ataupun ikan salmon.

Kiriman serupa