AC Milan, Pioli Yakin Zlatan Ibrahimovic Dapat Lebih Hebat

AC Milan, Pioli Yakin Zlatan Ibrahimovic Dapat Lebih Hebat

Sudah tampil selama 2 kali bersama AC Milan pada Liga Italia Seri A, Zlatan Ibrahimovic kembali bergabung bersama AC MIlan pada bursa transfer Januari 2020 setelah membela LA Galaxy di Liga Amerika. Saat ini usia Zlatan Ibrahimovic 38 tahun dan dulu juga sempat membela AC Milan di periode 2010/2011 hingga 2011/2012 dan sekarang ia kembali membela AC Milan.

Saat AC Milan melawan Sampdoria (6/1) Senin. Zlatan Ibrahimovic tampil menjadi pemain pengganti, ia mencetak satu gol pada laga kedua dan AC Milan saat melawan Cagliari dengan skor 2-0. Tetapi pelatih AC Milan Stefano Pioli menyebut jika Zlatan Ibrahimovic belum menunjukkan kemampuan yang ia miliki dengan sebenarnya. Stefano Pioli juga berharap pada waktu dekat ini dapat melihat Zlatan Ibrahimovic yang sebenarnya.

“Baru akan dapat kita lihat Zlatan Ibrahimovic yang sebenarnya setelah beberapa pertandingan kedepan,”kata Pioli. Ia juga mengaku belum melihat Zlatan Ibrahimovic saat mengeluarkan kemampuan sesungguhnya yang dimilikinya. Selain itu ia juga memaklumi karena Zlatan Ibrahimovic juga sudah absen 2 bulan dan itu sebuah waktu yang cukup lama.

Seusai musi reguler Liga Amerika berakhir pada bulan Oktober Zlatan Ibrahimovic memang sudah tidak lagi bermain dan baru saja ia dimainkan saat laga melawan Sampdoria kemarin. “Namun Zlatan Ibrahimovic sangat memberi aura positif juga membantu tim saat ini, dia akan berkembang disini.”Imbuh Pioli.

Pada pengalaman Zlatan Ibrahimovic yang banyak memang sangat bermanfaat bagi AC Milan. Tidak hanya permainannya di tengah lapangan, namun motivasi yang diberikannya di saat berada di luar lapangan juga sangat membantu tim. Ketika AC Milan menang 3-0 saat mengalahkan SPAL pada pertandingan Coppa Italia lalu. Seperti Zlatan Ibrahimovic juga tidak dimainkan oleh Pioli, tetapi ia memberi nasehat juga dukungan untuk tim saat pertandingan di tengah lapangan dimulai.

Selain itu Zlatan Ibrahimovic juga menjadi pemain pertama yang duduk pada bangku cadangan AC Milan dan memberikan semangat untuk setiap gol yang sudah dibuat oleh AC Milan saat pertandingan berlangsung ketika melawan SPAL tersebut.

Aubameyang Selamatkan Mikel Arteta Pada Laga Debutnya Sebagai Pelatih Arsenal

Mikel Arteta sukses terhindar dari kekalahan pada pertandingan debut awal sebagai pelatih Arsenal ketika menyambangi markas AFC Bournemouth pekan ke-19 kompetisi Liga Primer Inggris, Kamis (26/12). Laga yang berlangsung di Vitality Stadium berakhir dengan skor imbang 1-1.

Aubameyang Selamatkan Mikel Arteta Pada Laga Debutnya Sebagai Pelatih Arsenal
Aubameyang Selamatkan Mikel Arteta Pada Laga Debutnya Sebagai Pelatih Arsenal

Arsenal sebenarnya membuka pertandingan dengan cukup baik. Walau sejumlah pemain terlihat masih kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan pelatih barunya, tetapi beberapa peluang telah mampu mereka ciptakan pada awal menit laga.

 Arteta berkeputusan untuk menempatkan sejumlah pemain muda pada kedua sisi sayap dan membuat beberapa peluang The Gunners terbuang dengan percuma.

Bakayo Saka  pemain the Gunners berusia 18 tahun yang ditempatkan pada sisi kiri pertahanan Arsenal  sebenarnya mendapatkan sejumlah kesempatan emas menciptakan peluang matang. Tetapi pada akhirnya harus terbuang percuma, dikarenakan Saka terlalu cepat untuk melepaskan bola ke depan kotak penalti lawan.

Namun Arsenal juga  masih belum dapat menuntaskan masalah lama pada timnya. Lini pertahanan yang keropos sukses dimanfaatkan dengan baik oleh Bournemouth .

Di pertandingan memasuki menit 35, Gosling sukses memaksa Bernd Leno memungut bola dari gawangnya. Serta sekaligus menutup babak pertama dengan hasil sementara 1-0 untuk keunggulan Bournemouth .

Namun untungnya  tidak lama setelah babak kedua dimulai Arsenal sukses kembali menyamakan kedudukan laga. Pierre-Emerick Aubameyang yang berhasil menyelamatkan Arsenal juga Mikel Arteta pada laga debutnya sebagai pelatih Arsenal.

sampai laga usai skor 1-1 tidak berubah. Hasil tersebut mungkin tidak terlalu buruk untuk Arteta pada laga debutnya di Arsenal sebagai pelatih. Dengan hasil imbang tersebut maka Arsenal masih bertahan pada posisi 11 Liga Inggris Pekan ke-19 dengan koleksi 24 poin. Sementara Bournemouth berada di posisi 16 dengan koleksi 20 poin.

Hasil Akhir : Bournemouth 1-1 Arsenal.

Susunan Pemain

Bournemouth (4-5-1): Cook, Ramsdale, Simpson, Stacey, Gosling, Mepham, Lerma, Fraser, xWilson, King, Fraser. Pelatih: Eddie Howe.

Arsenal (4-2-3-1): David Luiz, Leno, Oezil, Pepestathopoulus, Maitland Niles, Xhaka, Saka, Torreira, Aubameyang, Lacazette, Nelson. Pelatih: Mikel Arteta.

Liga Primer Inggris (Pekan ke-19)

Vitality Stadium, Dorset. Kamis, 26 Desember 2019 (22.00 WIB)

Wasit: Start Attwell

Gol: Dan Gosling (35′), Pierre-Emerick Aubameyang (63′).

Sepekan lalu, Gelandang Inter Ini Susah Jalan, Dipaksa Main lawan Genoa Malah Cetak Gol

Saat Inter Milan ada pada titik terendah, dan akan selalu ada jalan untuk mengatasi hal itu. Inilah yang dijalani coach Antonio Conte ketika menerima kedatangan Genoa Minggu(22/12) di Stadion Giuseppe Meazza, Milan.

Sepekan lalu, Gelandang Inter Ini Susah Jalan, Dipaksa Main lawan Genoa Malah Cetak Gol
Sepekan lalu, Gelandang Inter Ini Susah Jalan, Dipaksa Main lawan Genoa Malah Cetak Gol

Inter Milan sukses mengalahkan Genoa 4-0. Pada awal laga, suporter Inter Milan cukup terkejut saat melihat Roberto Gagliardini dimainkan mulai awal pertandingan.

Gagliardini telah pulih dan tidak disangka-sangka sudah dapat diturunkan. Pada pertandingan itu Gagliardini juga ikut membuat gol pada menit ke-32.
Walau pada akhirnya Gagliardini digantikan oleh Stefano Sensi pada menit ke-71. “Kelihatannya, saya seperti kutukan untuk Genoa. Mohon maaf untuk Genoa,” ucap Gagliardini.

“Saya senang bersama kondisi saya sekarang karena sepekan sebelumnya, saya tidak bisa berjalan secara baik. Dengan tim medis, saya berjuang sekuat tenaga agar mendapatkan kebugaran tertentu.”
“Itu wajib dilakukan dikarenakan keadaanya sudah mendesak dan semua itu berjalan baik,” kata Gagliardini.

Pemain 25 tahun tersebut dapat memiliki posisi alami sebagai seorang gelandang tengah juga dapat bekerja baik saat diminta menjadi gelandang tengah.

Sangat jelas dibutuhkan Conte untuk memudahkan formasi 3-5-2. Apabila seperti itu, Conte dapat menggunakan Gagliardini pada pertandingan – pertandingan yang berikutnya.

Dan saat ini, semua pemain lain juga akan dapat segera pulih sepenuhnya. Salah satunya Sensi. Tetapi, Conte juga akan tetap meminta gelandang baru pada Januari 2020.*

Kisah Kebaikan Romelu Lukaku Ketika Inter Milan Melawan Genoa

Romelu Lukaku memperlihatkan sikap terpuji saat Inter Milan mengalahkan Genoa dengan skor 4-0 di pekan ke-17. Penyerang asal Belgia tersebut memberikan kesempatan untuk Sebastiano Esposito agar mengeksekusi penalti di menit ke-74.

Sepekan lalu, Gelandang Inter Ini Susah Jalan, Dipaksa Main lawan Genoa Malah Cetak Gol
Sepekan lalu, Gelandang Inter Ini Susah Jalan, Dipaksa Main lawan Genoa Malah Cetak Gol

Lukaku sebenarnya telah siap menjadi pelaksana tendangan, tetapi para suporter meneriakkan nama Esposito. Lukaku kemudian memberikan bola itu kepada penyerang 17 tahun tersebut. Esposito lalu menjalankan tugas itu dengan baik.

Padahal Lukaku sebenarnya dapat mencetak gol jika menjadi pelaksana tendangan itu. Sebelumnya Romelu Lukaku mencetak gol di menit ke-31. Lukaku juga membuat gol ke gawang Genoa ketika pertandingan berjalan di 71 menit.

Satu gol lagi untuk Inter Milan dibuat oleh Roberto Gagliardini ketika pertandingan berlangsung pada 32 menit. Esposito kemudian langsung memuji Lukaku setinggi langit sesaat setelah laga tersebut berakhir.

“Lukaku merupakan pribadi yang menakjubkan dan juga pemain luar biasa,” kata Esposito sebagaimana dilansir Football Italia.